Halaman

Jumat, 12 April 2013

"DIAM ITU MENGUNTUNGKAN"


♥ Orang mengata anda GILA ••► DIAM , Dalam diam anda ada terkandung segunung sabar ,selautan kewarasan pada diri anda.

♥ Orang Mengata anda BODOH ••► DIAM , dalam diam anda ada kepandaian yang mana anda melatih diri untuk memetik sekarung buah kesabaran .

♥ Orang Mengata anda SOK SUCI ••► DIAM ,dalam diam anda terdapat kejernihan fikiran dan kesucian yang mulai bertapak dalam hati anda .

♥ Orang mengata anda CEREWET ••► DIAM ,Dalam diam anda, terbukti keberhasilan anda untuk tidak cerewet dan tidak berkata yang tiada bermanfaat .

♥ Orang mengatakan anda EGOIS ••► DIAM , Dalam diam anda terselip sebuah pengekangan(men ekan) terhadap gejolak jiwa yang sifatnya berontak dan membantah .

♥ Orang mengata anda PEMARAH ••► DIAM ,Dalam diam anda, adalah bukti kesuksesan anda meredam api kemarahan dan mengendali tali kebuasan sifat anda.

♥ Orang Mengata anda KURANG AJAR ••► DIAM , Dalam diam anda anda telah mengajar diri anda memahami Tata susila kehidupan yang perlu anda amalkan dalam kehidupan.

♥ Orang mengata anda TIDAK SOPAN ••► DIAM ,Dalam diam anda adalah usaha menanamkam benih-benih kesopanan dalam diri yang akan tumbuh subur dengan siraman air kesabaran.

~AAC~

Jumat, 05 April 2013

SIFAT-SIFAT BURUK YANG DAPAT MENYEBABKAN TUBUH KITA MENJADI SAKIT


Sifat negatif  yang dapat menyebabkan tubuh kita kurang sehat ? inilah diantaranya 

  1. Rasa Bosan (sakit kepala, athritis, dan jantung). Rasa bosan yang menghantui seseorang memang sangat erat kaitannya dengan sakit kepala. Rasa bosan biasanya dapat melahirkan emosi negatif pada tubuh seseorang. Sehingga dengan mudah meningkatkan stress dan memperlemah sistem kekebalan tubuh yang tentunya akan mempermudah terjangkitnya suatu peenyakit, terutama sakit kepala
  2. Rasa Cemas dan Panik berlebihan (gangguan lambung). Salah seorang dosen kedokteran dari Universitas Nort Caroline, Douglas Drossman , pernah melakukan penelitian terhadap beberapa orang wanita, yang hasilnya adalah wanita yang selalu merasa cemas dan panik yang sangat berlebihan terhadap hal-hal kecil sekalipun akan sangat mudah terserang gangguan pada lambungnya.
  3. Tidak Sabaran dan Emosional atau Gampang Marah (penyakit jantung dan stroke) .Ketika seseorang sedang marah, maka tekanan darahnya akan cepat naik dan pernapasannya akan semakin cepat sehingga otot menjadi tegang. Hal ini tentunya akan mengganggu sistem peredaran darah pada jantung seseorang yang seharusnya berjalan normal tanpa tekanan. Dan bila hal ini berlarut-larut tidak tertutup kemungkinan seseorang itu akan mudah terkena penyakit jantung dan akhirnya dapat menyebabkan stroke.
  4. Tidak Percaya Diri dan Rendah Diri yang Berlebihan (gampang Sakit). Orang yang memiliki sifat rendah diri biasanya memiliki hubungan yang sangat buruk dengang lingkungan sekitarnya, begitu juga dengan keluarga terdekatnya. Dimungkinkan bahwa tubuhnyapun memiliki respon yang sama terhadap penyakit didalam tubuhnya. Yang mana tubuhnya pun memiliki protecksi yang sangat rendah terhadap penyakit. Sehingga ketika virus penyebab suatu penyakit itu datang, maka dengan sangat mudah menjangkiti tubuhnya. Dan begitu juga dalam hal proses penyembuhannya akan semakin terhambat akibat kurangnya respon positif yang ada dalam tubuhnya.

~Strawberry~

Kamis, 04 April 2013

✽ Apa Yang Tak Diduga Sering Berlaku Tiba-tiba ✽


✔Yang diimpikan tidak selalu menjadi kenyataan,namun apa yang 

✔tiada pernah kita duga sering berlaku tiba-tiba..

✔Biarlah kita menangis hari ini karena kesakitan semalam,namun

✔tak usah tertawa berkepanjangan jika kebahagiaan telah kita

✔rasakan.Karena kegembiraan tak selalu berlaku selama-lamanya..

✔Terkadang menangis adalah sebuah pilihan untuk meluapkan masalah yang melibatkan hati..


✔Memang menangis tak kan menyelesaiakan masalah,namun ia

✔mampu mengurangi beban yang menyesakkan dada..

✔Menangislah jika itu mampu membuatmu lebih lega,terlebih

✔menangis dalam sujud penghambaan kepada Allah Yang Maha Kuasa..

✔Dengan mengadu kepada Allah,semoga Dia memberi ketenangan

✔sehingga kita mampu berpikir jernih untuk menyelesaikan masalah dengan lebih bijaksana..

   Semoga Bermanfaat


~KJTM~ 

Rabu, 03 April 2013

"( JODOH ) URUSAN JODOH SERAHKAN KEPADA ALLAH SWT "


Setiap orang memiliki garis hidup masing-masing. Tinggal bagaimana kita berusaha dan berikhtiar karena tidak ada usaha yang sia-sia. Sebagai seorang yang beriman, harus kita yakin bahwa hanya Allah SWT yang menentukan jodoh kita. Jangan merasa iri melihat keberuntungan jodoh yang dimiliki orang lain sedangkan kita merasa jodoh tak kunjung tiba. Percayalah, bahwa kita dilahirkan bersamaan dengan ketetapan jodoh yang terbaik menurut Allah SWT. Tapi mengapa tetap jodoh tak kunjung tiba?
Padahal hampir setiap saat selalu berdoa, meminta menyegerakan jodoh kepada Allah. Na’udzubillah min dzaalik. Jangan pernah sekalipun terlintas dalam pikiran kita, untuk berprasangka buruk kepada Allah SWT. ”Sang Maha Kaya dan Pencipta Segala Sesuatu” tentu memiliki rencana yang lebih indah dan lebih baik untuk kita. Sudahkah kita melakukan usaha dan ikhtiar untuk mencari dan menjemput jodoh yang sesuai dengan cara-cara Rasulullah saw?

Berikut beberapa nasehat bila jodoh tak kunjung tiba dari Ust. Ihsan Hakim

1. Niat dan Usaha yang Baik

Kalau kita berniat baik untuk mencari jodoh tidak cukup hanya sekedar niat. Tetapi harus diikuti dengan langkah-langkah atau usaha yang baik dalam mewujudkan niat tersebut. Seperti, mencari ilmu dan tentang tentang perjodohan, perkawinan atau menabung untuk biaya pernikahan.

2. Tawakal kepada Allah SWT

Serahkan segalanya kepada Allah SWT. Tawakal itu harus berkhusnuzhon kepada Allah swt. Pada dasarnya, Allah swt menghendaki kita menikah. Karena menikah merupakan perbuatan baik. Tidak mungkin Allah menjerumuskan kita kepada hal-hal yang tidak baik. Kita sudah meniatkan untuk itu dan merasa sudah tawakal kepada Allah swt. Tapi ternyata, kita lebih sering tidak khusnuzhon kepada Allah swt. Padahal Allah swt selalu menginginkan segala kebaikan kepada kita. Hanya kita tidak menyikapi kebaikan Allah swt itu dengan baik.

3. Menjalankan Amalan

Puasa sunnah. Tapi jangan niat puasa sunnah untuk mencari jodoh melainkan niatkan untuk beribadah kepada Allah. Sholat tahajjud dan banyak berdoa kepada Allah swt. Dibolehkan menyebutkan amalan-amalan yang sudah dilakukan dalam doa kita. Misal, “Ya Allah semoga amal puasa yang sudah hamba lakukan, dapat menyegerakan jodoh yang terbaik menurut Engkau.” Banyak Istighfar. Banyak berinfaq.

4. Jangan Putus Asa

Dan jangan pernah berputus asa. “Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila Dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa”. (Qs. al-Israa:83) Karena berputus asa akan membuat kita terputus dari rahmat Allah swt. Putus asa sering dipicu karena kita memiliki sedikit saja prasangka buruk kepada Allah swt. Misalnya, seorang wanita sudah merasa Allah swt menjadikan dia perawan tua, karena hingga usia yang sudah cukup matang namun jodoh masih tak kunjung tiba. Maka Allah pun menjadikannya seperti itu. Namun jika dia optimis, Allah swt pasti akan menolongnya.

5. Mengubah Pemahaman Perjodohan

Selama ini ada kecenderungan pihak pria memiliki hasrat untuk mencari jodoh. Begitu juga dengan wanita yang memiliki kecenderungan menunggu jodoh. Tidak ada salahnya kalau seorang wanita berinisiatif mencari jodoh. Pria yang ingin jodoh datang pada dirinya, maka harus melakukan perbaikan diri, seperti penampilan, keilmuan dan tanggung jawab materi. Begitu juga dengan wanita yang ingin mencari jodoh. Selain penampilan adalah menabung. Karena jaman sekarang tidak hanya pria yang wajib menanggung beban biaya pernikahan, tapi wanita juga punya tanggung jawab. Kita tahu bagaimana, Siti Khadijah yang tertarik lebih dulu kepada Muhammad. Waktu itu beliau belum mendapat tugas kerasulan. Tapi karena keluhuran akhlaknya, maka Khadijah pun ingin menjadikan Muhammad sebagai suaminya. Soal biaya, jelas Khadijah mampu karena dia seorang janda yang kaya raya. Kondisi sekarang, banyak pria yang sudah siap secara fisik dan keilmuan, tapi dana belum mencukupi.

6. Meminta bantuan orang tua, keluarga atau orang lain.

Selama ini orangtua selalu menanyakan kapan kita akan menikah. Sekarang kita balik dengan meminta orangtua untuk mencarikan jodoh buat kita. Bisa juga meminta bantuan saudara, atau teman. Tentunya mereka yang dimintai bantuan sudah paham dengan kriteria jodoh yang kita inginkan. Atau, kita membantu orang lain untuk menjemput jodoh. Karena ada hadits yang menyatakan, muslim yang baik adalah yang bermanfaat bagi muslim lainnya. Insya Allah dengan banyak membantu orang lain untuk menjemput jodohnya, maka Allah swt akan menyegerakan bertemu dengan jodoh kita.

Intinya bagaimana kita menyikapi bila jodoh tak kunjung tiba adalah jangan pernah sedikit pun kita berprasangka buruk kepada Allah swt. Jangan pernah putus meminta dan berdoa hanya kepadaNYA. Yakinlah itu adalah yang terbaik menurutNYA.

Allah SWT berfirman : “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” . (QS. An Nur : 26)

From : Yusuf Mansur Network

                                   Foto: ( JODOH ) URUSAN JODOH SERAHKAN KEPADA ALLAH SWT 

Setiap orang memiliki garis hidup masing-masing. Tinggal bagaimana kita berusaha dan berikhtiar karena tidak ada usaha yang sia-sia. Sebagai seorang yang beriman, harus kita yakin bahwa hanya Allah SWT yang menentukan jodoh kita. Jangan merasa iri melihat keberuntungan jodoh yang dimiliki orang lain sedangkan kita merasa jodoh tak kunjung tiba. Percayalah, bahwa kita dilahirkan bersamaan dengan ketetapan jodoh yang terbaik menurut Allah SWT. Tapi mengapa tetap jodoh tak kunjung tiba? 
Padahal hampir setiap saat selalu berdoa, meminta menyegerakan jodoh kepada Allah. Na’udzubillah min dzaalik. Jangan pernah sekalipun terlintas dalam pikiran kita, untuk berprasangka buruk kepada Allah SWT. ”Sang Maha Kaya dan Pencipta Segala Sesuatu” tentu memiliki rencana yang lebih indah dan lebih baik untuk kita. Sudahkah kita melakukan usaha dan ikhtiar untuk mencari dan menjemput jodoh yang sesuai dengan cara-cara Rasulullah saw?

Berikut beberapa nasehat bila jodoh tak kunjung tiba dari Ust. Ihsan Hakim

1. Niat dan Usaha yang Baik

Kalau kita berniat baik untuk mencari jodoh tidak cukup hanya sekedar niat. Tetapi harus diikuti dengan langkah-langkah atau usaha yang baik dalam mewujudkan niat tersebut. Seperti, mencari ilmu dan tentang tentang perjodohan, perkawinan atau menabung untuk biaya pernikahan.

2. Tawakal kepada Allah SWT

Serahkan segalanya kepada Allah SWT. Tawakal itu harus berkhusnuzhon kepada Allah swt. Pada dasarnya, Allah swt menghendaki kita menikah. Karena menikah merupakan perbuatan baik. Tidak mungkin Allah menjerumuskan kita kepada hal-hal yang tidak baik. Kita sudah meniatkan untuk itu dan merasa sudah tawakal kepada Allah swt. Tapi ternyata, kita lebih sering tidak khusnuzhon kepada Allah swt. Padahal Allah swt selalu menginginkan segala kebaikan kepada kita. Hanya kita tidak menyikapi kebaikan Allah swt itu dengan baik.

3. Menjalankan Amalan

Puasa sunnah. Tapi jangan niat puasa sunnah untuk mencari jodoh melainkan niatkan untuk beribadah kepada Allah. Sholat tahajjud dan banyak berdoa kepada Allah swt. Dibolehkan menyebutkan amalan-amalan yang sudah dilakukan dalam doa kita. Misal, “Ya Allah semoga amal puasa yang sudah hamba lakukan, dapat menyegerakan jodoh yang terbaik menurut Engkau.” Banyak Istighfar. Banyak berinfaq.

4. Jangan Putus Asa

Dan jangan pernah berputus asa. “Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila Dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa”. (Qs. al-Israa:83) Karena berputus asa akan membuat kita terputus dari rahmat Allah swt. Putus asa sering dipicu karena kita memiliki sedikit saja prasangka buruk kepada Allah swt. Misalnya, seorang wanita sudah merasa Allah swt menjadikan dia perawan tua, karena hingga usia yang sudah cukup matang namun jodoh masih tak kunjung tiba. Maka Allah pun menjadikannya seperti itu. Namun jika dia optimis, Allah swt pasti akan menolongnya.

5. Mengubah Pemahaman Perjodohan

Selama ini ada kecenderungan pihak pria memiliki hasrat untuk mencari jodoh. Begitu juga dengan wanita yang memiliki kecenderungan menunggu jodoh. Tidak ada salahnya kalau seorang wanita berinisiatif mencari jodoh. Pria yang ingin jodoh datang pada dirinya, maka harus melakukan perbaikan diri, seperti penampilan, keilmuan dan tanggung jawab materi. Begitu juga dengan wanita yang ingin mencari jodoh. Selain penampilan adalah menabung. Karena jaman sekarang tidak hanya pria yang wajib menanggung beban biaya pernikahan, tapi wanita juga punya tanggung jawab. Kita tahu bagaimana, Siti Khadijah yang tertarik lebih dulu kepada Muhammad. Waktu itu beliau belum mendapat tugas kerasulan. Tapi karena keluhuran akhlaknya, maka Khadijah pun ingin menjadikan Muhammad sebagai suaminya. Soal biaya, jelas Khadijah mampu karena dia seorang janda yang kaya raya. Kondisi sekarang, banyak pria yang sudah siap secara fisik dan keilmuan, tapi dana belum mencukupi.

6. Meminta bantuan orang tua, keluarga atau orang lain.

Selama ini orangtua selalu menanyakan kapan kita akan menikah. Sekarang kita balik dengan meminta orangtua untuk mencarikan jodoh buat kita. Bisa juga meminta bantuan saudara, atau teman. Tentunya mereka yang dimintai bantuan sudah paham dengan kriteria jodoh yang kita inginkan. Atau, kita membantu orang lain untuk menjemput jodoh. Karena ada hadits yang menyatakan, muslim yang baik adalah yang bermanfaat bagi muslim lainnya. Insya Allah dengan banyak membantu orang lain untuk menjemput jodohnya, maka Allah swt akan menyegerakan bertemu dengan jodoh kita.

Intinya bagaimana kita menyikapi bila jodoh tak kunjung tiba adalah jangan pernah sedikit pun kita berprasangka buruk kepada Allah swt. Jangan pernah putus meminta dan berdoa hanya kepadaNYA. Yakinlah itu adalah yang terbaik menurutNYA. 

Allah SWT berfirman : “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” . (QS. An Nur : 26)

From : Yusuf Mansur Network

Untuk mengikuti/berlangganan setiap kiriman tausiyah ini Silahkan Klik "SUKA"/Gabung di FP “Strawberry“ ini dan "BAGIKAN/SHARE". Sebarkan kepada semua saudara-saudara kita agar lebih berhati-hati. Moga Allah S.W.T akan membalas jasa baik anda dan semoga Allah memelihara kita di dunia dan di akhirat.

MENGENAL WAREHOUSE ASSITANT

WAREHOUSE ASSITANT Warehouse Assistant, atau Asisten Gudang, adalah individu atau anggota team yang memiliki peran vital dalam bertanggung ...