Halaman

Jumat, 08 Agustus 2014

SEGITIGA API (FIRE TRIANGLE)

Api adalah suatu reaksi berantai yang berjalan sangat cepat,  seimbang,  dan kontinyu antara tiga bahan pembentuk api,  yaitu Bahan Bakar,  Energi Panas,  dan Oksigen.  Api dan tiga elemen pembentuknya itu sering digambarkan berupa Segitiga Api  ( Fire Triangle ).  Fire Triangle adalah suatu Segitiga Sama Sisi,  di mana sisi-sisinya diberi nama masing-masing elemen pembentuk api :  Bahan Bakar ( Fuel ),  Energi Panas ( Heat ),  dan Oksigen ( Oxygen ).


Api dapat tercipta karena suatu reaksi kimia dari bahan bakar, oksigen dan adanya sumber api. Bentuk bahan bakar dapat berupa padatan, cairan dan gas. Perlu dicatat bahwa untuk wujud cairan dan gas umumnya mudah sekali terbakar.

  1. Tidak terdapat bahan bakar atau bahan bakar tidak cukup untuk menimbulkan api.
  2. Tidak terdapat oxidizer atau oxidizer tidak cukup untuk menimbulkan api.
  3. Sumber api tidak memiliki energi yang cukup untuk menimbulkan api.
Ada 3 faktor utama yang dapat mempengaruhi terjadinya api, diantaranya:
(ini membuktikan bahwa jika tidak ada salah satu elemen maka api tidak akan terjadi.)

Di bawah ini merupakan jenis-jenis dari elemen segitiga api yang umumnya terdapat pada industri kimia, diantaranya:

Bahan Bakar
  • Padat : plastik, serbuk kayu, fiber, partikel logam
  • Cair : bensin, aseton, eter, pentana
  • Gas : asitilen, propana, metana, karbon monoksida, hidrogen
Oxidizer
  • Padat : metal peroksida, amonium nitrit.
  • Cair : hidrogen peroksida, asam nitrat, asam perklorat
  • Gas : oksigen, flourine, klor, flour
Sumber Api
  • Korek api, listrik statis, puntung rokok,dll.
Ambang ledakan (atau explosive limit) dari sebuah gas atau uap, adalah batas-batas konsentrasi suatu gas di udara, yang diperlukan untuk terpicu dan meledak. Setiap gas memiliki dua ambang ledakan, yaitu ambang ledakan bawah (lower explosive limit, LEL) dan ambang ledakan atas (upper explosive limit, UEL). Jika konsentrasi gas tersebut berada dibawah LEL, maka ledakan tidak akan terjadi karena kurangnya bahan bakar; jika konsentrasi berada di atas UEL, maka tidak tersedia cukup oksigen untuk memulai reaksi. Untuk tujuan tertentu, konsentrasi suatu gas yang mudah meledak sering dinyatakan dalam %LEL (persentase dari ambang ledakan bawah).

Menurut definisi NFPA (Asosiasi Perlindungan Kebakaran Nasional di AS), suatu ledakan (explosion) berarti suatu letupan dari suatu kontainer atau wadah akibat tekanan internal dari deflagrasi atau detonasi.

Ambang ledakan dari beberapa gas dan uap diberikan dibawah ini. Konsentrasi dinyatakan dalam persen volume dari udara.

Zat kimia
LEL
UEL
Aseton3%13%
Asetilena2.5%82%
Benzena1.2%7.8%
Butana1.8%8.4%
Etanol3%19%
Etilbenzena1.0%7.1%
Etilena2.7%36%
Dietil eter1.9%36%
Minyak diesel0.6%7.5%
Bensin1.4%7.6%
Heksana1.1%7.5%
Heptana1.05%6.7%
Hidrogen4.1%74.8%
Hidrogen sulfida4.3%46%
Kerosin0.6%4.9%
Metana5.0%15%
Oktana1%7%
Pentana1.5%7.8%
Propana2.1%9.5%
Propilena2.0%11.1%
Stirena1.1%6.1%
Toluena1.2%7.1%
Xilena1.0%7.0%
 



http://pmdlk.blogspot.com/2013/11/segitiga-api-dan-metoda-pemadaman.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Ambang_ledakan
http://fireexplosionanalysis.blogspot.com/2009/01/fire-triangle.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL WAREHOUSE ASSITANT

WAREHOUSE ASSITANT Warehouse Assistant, atau Asisten Gudang, adalah individu atau anggota team yang memiliki peran vital dalam bertanggung ...